Kick Andy Foundation: Kami Terinspirasi Relawan BBN

BBN Kick AndySetelah berhasil menyepakati kerja sama distribusi 5.600 buku dari The Asian Foundation, Relawan Bakti Bagi Negeri (BBN) dan Sekar Telkom mengunjungi Kantor Kick Andy Foundation (KAF) guna menjajaki kemungkinan kerja sama di antara keduanya, Kamis (18/10), di Gedung Metro TV, Kedoya, Jakarta.

Relawan BBN yang diwakili Lely Melia dari Unit Information System Center Telkom dan Hanna Laila dari Unit Public Relations Telkom ,serta Kepala Bidang Kesejahteraan, Iman, dan Kepala Budaya dan Olah Raga Sekar Telkom, Dedy Ristanto. Mereka disambut Tim Kick Andy Foundation yang dipimpin Ketua Pengurus Harian KAF, Ali Sadikin.

Menurut penjelasan Tim KAF, Kick Andy Foundation merupakan yayasan yang diprakarsai Andy F Noya, host dan produser program Kick Andy di Metro TV. Andy F Noya berinisiatif untuk tidak hanya ‘mengeksploitasi’ orang-orang hebat yang menjadi narasumber dalam programnya, melainkan juga membantu meringankan beban serta menyebarluaskan inspirasi yang mereka bawa.

“Pada awalnya Kick Andy fokus untuk berbagi buku, baik untuk penonton pada saat on air maupun melalui website kami. Karena itu pula lah pada saat pertama dihubungi oleh Tim BBN kami merasa se-visi dengan gerakan yang diusung. Akan tetapi karena merasa terpanggil oleh kondisi para narasumber dan semangat mereka, maka akhirnya kami pun memiliki gerakan lainnya seperti Gerakan 1000 kaki palsu, Gerakan Sepatu untuk Anak Indonesia dan Books for The Blind,” ungkap Ali Sadikin.

Kepala Budaya dan Olah Raga Sekar, Dedy Ristanto, memperkenalkan Sekar Telkom kepada Tim KAF, dilanjutkan berbagi cerita mengenai BBN dan Gerakan Setengah Juta Buku untuk Anak Indonesia. Ia mengungkapkan gerakan tersebut mentargetkan mengantar 500.000 buku untuk anak-anak di pelosok Indonesia. Menurutnya untuk periode 2012-2013, ditargetkan 120.000 buku ke 16 lokasi penempatan Pengajar Muda (PM) Indonesia Mengajar.

“Buku-buku tersebut kami beli dari dana hasil donasi para Karyawan Telkom dan langsung diantarkan para Karyawan Telkom yang bersedia menjadi relawan ke lokasi-lokasi yang ditentukan,” jelas Dedy.

Ali Sadikin mengapresiasi kesediaan Relawan BBN mengantar sendiri buku sumbangan tersebut. Ia kagum terhadap ketulusan Karyawan Telkom mengantarkan sendiri buku ke lokasi, bahkan membeli tiket dengan uang pribadi.

“Sungguh hal yang luar biasa dan belum pernah kami temukan sebelumnya. Biasanya orang menyumbang uang begitu saja tanpa ingin menyentuh daerah yang mereka sumbang. Hal ini merupakan suatu inspirasi baru bagi kami,” ungkapnya.

Ali juga menyampaikan KAF tertarik bekerja sama dengan Tim BBN dan Sekar Telkom. Ia menuturkan selain karena memiliki visi yang sama, KAF dari awal memang mengalokasikan satu rekening khusus untuk para donatur yang ingin menyumbang buku, dan dari hasil sumbangan tersebut cukup banyak buku yang dapat didistribusikan kepada yang membutuhkan.

“Seperti apa bentuk kerja sama yang dapat dijalin nanti, dapat didiskusikan dengan tim saya,” imbuhnya.

Selain itu, Tim KAF juga menyampaikan satu usulan lebih memaksimalkan sumber daya manusia Telkom yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Telkom punya kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, jadi kami sangat berharap para karyawan Telkom yang ada di berbagai daerah dapat membantu menemukan sosok-sosok hebat yang berjasa bagi bangsa. Kita bisa menemukan ‘Anies Baswedan’ lainnya untuk diangkat dalam Kick Andy,” ujar Ali. ***timBBN_red07

Leave a Reply