Relawan BBN Bandung Antarkan Buku Donasi Ke 3 Lokasi di Subang

BBN_Bandung_1Relawan Bakti Bagi Negeri (BBN) Bandung, Minggu (2/3) mengantarkan lebih dari 800 eksemplar buku bacaan anak-anak ke 3 lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Buku-buku tersebut merupakan hasil donasi para karyawan TelkomGroup maupun pihak luar yang salah satunya dihimpun dari kegiatan pengumpulan sumbangan melalui #SekociBuku pada 5-21 Februari 2014. Jenis buku yang diantar adalah buku bacaan anak-anak khusus untuk usia 5-12 tahun atau usia sekolah dasar.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Taman Baca Sugih Mukti Mandiri di Kecamatan Kasomalang Wetan. Taman Baca tersebut didirikan Lembaga Sugih Mukti Mandiri milik Abbah Taryat, seorang enterpreneur peternakan sapi mandiri yang dikelola dari dan untuk masyarakat Kasomalang. Didampingi 2 relawan dari Yayasan Kidzsmile yaitu Vita dan Idzma, Relawan BBN menyerahkan buku hasil donasi kepada Kepala Sekolah PAUD Sugih Mukti Mandiri yang sekaligus kepala pengelola taman baca, Nurliah Solihat. Sebelumnya Relawan BBN menyempatkan diri bermain dan berbagi cerita bersama anak-anak serta para pengajar PAUD.

Lokasi kedua distribusi buku terletak di Kecamatan Cisalak, yaitu SD Negeri Tanjung Jaya. Di lokasi tersebut Relawan BBN bertemu dengan Kepala Sekolah SDN Tanjung Jaya, Bapak Abdur Rohman. Walaupun sedang libur sekolah, Abdur Rohman beserta pengelola perpustakaan menyempatkan diri ke sekolah demi menyambut para relawan.

BBN_Bandung_2-2“Kami memang masih memiliki keterbatasan dalam hal jumlah buku bacaan untuk anak-anak. Buku-buku di perpustakaan banyak didominasi oleh buku pendukung pelajaran,” ujarnya. Maka dari itu ketika menerima donasi dari Bakti Bagi Negeri, ia merasa senang dan berterima kasih sekali.

Lokasi ketiga adalah lokasi yang paling pelosok letaknya dibanding kedua lokasi lain. Taman Baca Asma Nadia yang merupakan lokasi ketiga, terletak di Desa Sindang Sari, Kecamatan Cikaum. Sepanjang perjalanan ke lokasi, relawan menempuh jalanan yang sempit dan rusak. Perjalanan dari lokasi kedua ke lokasi ketiga ditempuh dalam waktu 3 jam. Saat tiba di lokasi, pukul 17.00, para relawan disambut oleh pengelola Taman Baca Asma Nadia Subang yaitu Dini dan Ade.

“Kami jadi terinspirasi mengaktifkan kembali taman bacaan kami. Sebetulnya taman bacaan kami masih ada tapi karena ruangan sebelahnya dipakai untuk PAUD sehingga sering dalam keadaan terkunci. Anak-anak disini pasti senang sekali menerima buku ini, mereka kalau lihat paketan buku sudah seperti melihat harta karun saja mba,” jelas Dini.

Selama mengantarkan buku ke lokasi-lokasi di Subang, para relawan juga ditemani Eri Ernawan, Asman Commerce Datel Subang serta Ipan, Supervisor Plasa Subang. Para relawan juga sempat diajak melihat-lihat peternakan sapi zero waste milik Lembaga Sugih Mukti Mandiri. Selain itu, para relawan juga dipersilakan mencicipi produk-produk peternakan sapi tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami bermasud memperbesar volume pengolahan limbah peternakan menjadi biogas. Untuk itu kami butuh dana dari pihak ketiga, barangkali Telkom juga tertarik untuk mendukung upaya kami,” ucap Abbah Taryat, pendiri peternakan yang sekaligus merupakan dokter hewan lulusan Institut Pertanian Bogor itu. Seperti biasa, perjalanan para relawan mengantar buku memang bukan perjalanan biasa. Selalu saja ada inspirasi yang bisa diberikan sekaligus diperoleh para relawan dari perjalanan tersebut.

Bersamaan dengan distribusi buku ke Kabupaten Subang, Jawa Barat. Para Relawan BBN di lokasi lain juga telah dan akan mengantar buku-buku hasil donasi ke beberapa lokasi. Relawan BBN di Semarang pada tanggal 1 Maret telah mengantar buku ke SD Banjarsari di Kecamatan Ngantru, Kabupaten Pati. Relawan Surabaya pada tanggal 3 Maret mendistribusikan buku dan bantuan papan tulis ke SD Alam Matahari di Kabupaten Sidoarjo. Sementara itu Relawan Makassar telah berangkat pada tanggal 4 Maret menuju ke Sokola Rimba di pedalaman Bulukumba, Sulawesi Selatan. Menyusul selanjutnya Relawan Medan, Jakarta dan Balikpapan yang akan mengantarkan ke lokasi-lokasi di pelosok daerah masing-masing.

Kegiatan pengumpulan sumbangan buku melalui #SekociBuku yang diselenggarakan di Bandung sendiri berhasil menghimpun 681 buku dimana setelah diseleksi kembali, terdapat 568 buku layak salur terdiri dari buku dan majalah anak-anak baru maupun bekas. #SekociBuku sendiri merupakan kotak kardus yang diletakkan di Lobby Graha Merah Putih, tempat para donatur dapat memasukkan buku-buku sumbangannya. Kegiatan pengumpulan sumbangan buku melalui #SekociBuku tersebut direncanakan tidak hanya sekali dilaksanakan. Sewaktu-waktu #SekociBuku akan dibuka kembali, bahkan di lebih dari satu lokasi di satu kota. ***BBNBandung_red09

Leave a Reply